MAKALAH ILMU KOMUNIKASI (MODEL TUBBS)

NAMA : CINDY NOVIANY LIENARDY
NIM : 20180501019
DOSEN PEMBIMBING : EUIS NURUL BAHRIYAH
MATA KULIAH : PENGANTAR ILMU KOMUNIKASI




BAB 1
PENDAHULUAN

1.1          LATAR BELAKANG
Komunikasi sangatlah penting dalam kehidupan sehari hari. Mengapa? Karena komunikasi sudah kita lakukan sedari kecil bahkan saat kita dilahirkan. Tidak hanya itu jika di dunia ini tidak terjalin komunikasi satu sama lain maka entah akan seperti apa dunia ini jadinya. Komunikasi terjadi antara pihak satu dengan pihak lainnya. Artinya komunikasi tidak bisa dilakukan hanya seorang diri. Prinsip ini sedemikian bisa kita samakan dengan prinsip manusia yang tidak bisa hidup sendiri artinya harus ada bantuan dari pihak lain.
Namun komunikasi bukanlah hanya bisa dilakukan oleh dua orang saja tapi juga bisa dilakukan lebih dari dua orang seperti contohnya beramai ramai taua biasa disebut organisasi. Komunikasi mempunyai iklim membangun iklim organisasi,yang berdampak kepada membangun budaya organisasi yaitu nilai dan titik yang menjadi titik pusat organisasi.
Komunikasi juga beragam ragam jenis dan modelnya. Yang akan dibahas kali ini adalah model model komunikasi lebih spesifik nya “model tubbs”. Tujuan kenapa kali ini yang dibahas adalah model komunikasi karena agar kita dapat lebih memperdalami apa itu ilmu komunikasi terutama yang mengarah kepada “model tubbs”.






1.2          RUMUSAN MASALAH
Rumusan masalah yang akan saya buat adalah tidak banyak hanya mengenai tentang bagaimana pengertian dari model tubbs itu sendiri dan bagaimana proses nya sendiri. Dan juga mengenai rumusan masalah tersebut kenapa yang dibahas hanya satu permasalahan karena memang yang dibahas pada model ilmu komunikasi ini hanya “model tubbs” saja.
















BAB 2
PEMBAHASAN

1.    PENGERTIAN “MODEL TUBBS”
Model yang dikembangkan oleh Stewart L. Tubbs. Model ini menggambarkan komunikasi yang paling dasar,yaitu komunikasi dua orang(diadik). Model ini sesuai dengan konsep komunikasi sebagai transaksi, yang mengasumsikan kedua peserta komunikasi sebagai pengirim dan sekaligus juga penerima pesan.
Proses komunikasi juga terjadi spontan dan serentak. Stewart L. Tubbs juga menerangkan bahwa komunikasi merupakan transaksi yang berkesinambungan. Komunikasi bisa saja dimulai dari satu orang yang bisa sementara disebut sebagai sumber akan tetapi pada kenyataannya diantara kedua pelaku komunikasi akan terjadi pengiriman dan penerimaan pesan secara terus menerus. Bisa disimpulkan bahwa komunikasi yang terkadi di kehidupan nyaris tidak berstruktur utuh karena setia komunikasi yang terjadi merupakan sambungan dari komunikasi yang terjadi sebelumnya dan sesuatu yang dianggap akhir dari komunikasi merupakan awal terjalinnya komunikasi selanjutnya.
Sebenarnya tidak mudah untuk menentukan siapa yang memulai komunikasi, karena hal itu menyangkut peluang semata. Pandangan transaksional mengenai komunikasi, karena hal itu menyangkut peluang semata. Pandangan transaksional mengenai komunikasi menyarankan bahwa kita mengalami perubahan sebagai hasil terjadinya komunikasi. Pada model tersebut, perubahan ini mengisyaratkan bahwa komunikasi bersifat irreversibble.


          Pesan dalam model tubbs dapat berupa pesan verbal juga nonverbal bisa  Salurannya adalah alat indra, terutama pendengaran, penglihatan dan perabaan. Gangguan dalam model Tubbs dibagai dua, gangguan teknis dan gangguan semantik. Gangguan teknis adalah faktor yang menyebabkan si penerima merasakan perubahan dalam informasi atau rangsangan yang tiba, misalnya kegaduhan. Gangguan ini dapat juga berasal dari pengirim pesan, misalnya orang yang mengalami kesulitan bicara atau bicara terlalu pelan hingga nyaris tidak terdengar. Gangguan semantik adalah pemberian makna yang berbeda atas lambang yang disampaikan pengirim.

Kelebihan: Menggambarkan komunikasi paling mendasar yaitu komunikasi dua orang(diadik).
Kekurangan: Kekeliruan dalam memaknai pesan yang diberikan, bisa dikatakangangguan sematik berupa “salah persepsi”

BAB 3
PENUTUP
Dalam makalah kali ini saya hanya akan mengambil kesimpulan dan saran. Kesimpulan pada kali ini yang saya ambil adalah bahwa model tubbs bersifat spontan dan serentak. Kemudian model tubbs ini lebih sering digambarkan dalam bentuk gerak gerik. Namun, model tubbs sendiri tidak selamanya hanya komunikan sebagai penegur pertama namun juga terkadang komunikator bisa sebagai penegur pertama.
          Kemudia mengenai saran sejauh ini tidak ada karena mneurut saya model tubbs sendiri sudah mencakup definisi dari model komunikasi walaupun model tubbs bisa dikatakan terlalu biasa saja bila dibandingkan dengan model ilmu komunikasi lainnya.

Komentar